Korban Pengeroyokan, Pimpinan Media Medan Sumut Pos Dirawat Ke Rumah Sakit Haji Oleh Anggota DPRD

KAPERWIL SUMUT

- Redaksi

Senin, 5 Januari 2026 - 10:08 WIB

50289 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN | Kupastuntas86.com – Azhari, Ketua Umum Barisan Persaudaraan Forum Muslimin Indonesia (BP FORMI) sekaligus Pimpinan Umum/Pemimpin Redaksi Medan Sumut Pos, Medan Sumut Pos TV Channel, dan medansumutpos, yang telah menjadi korban penganiayaan brutal. Akibat kejadian tersebut, korban harus dilarikan dan dirawat kerumah sakit Haji Medan oleh H.Rakhmadsyah, SH, Anggota DPRD Deli Serdang dan juga selaku Penasehat Ormas Islam Kelaskaran BP FORMI, Minggu, (4/1/2026) pagi, untuk mendapatkan perawatan medis.

Di ketahui Azhari, mengalami mual, oyong (sempoyongan), serta pusing hebat, yang diduga kuat akibat benturan dan kekerasan fisik yang dialaminya. Hingga berita ini diturunkan, korban masih menjalani perawatan intensif dan observasi medis.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kronologi Kejadian
Berdasarkan informasi yang dihimpun oleh awak media, peristiwa penganiayaan terjadi pada Jum’at malam, 2 Januari 2026, sekitar pukul 23.30 WIB. Saat itu, Azhari berjanjian jumpa dengan Abdul Latif Balatf selaku Ketua MPTW yang di sepakati jumpa di Jln.Letda Sujono dekat SPBU.

Namun sesampai di lokasi tiba-tiba, korban melihat belasan orang yang diduga anggota  MPTW pimpinan Abdul Latif Balatf, bersama Sori Muda Siregar alias Baon Cs. tanpa panjang cerita Pelaku Baon, langsung mengatakan, ini orang penjual Masjid sambil memprovokasi orang sekitar yang lewat, akibat nya terjadi pengroyokan sehingga Azhari pun mengalami tindakan kekerasan fisik secara brutal.

Akibat penganiayaan tersebut, setelah pada Sabtu, 3 Januari 2026 usai membuat LP di Polrestabes Medan, kondisi tubuh Azhari tampak melemah dan sempoyongan, hingga mengeluh pusing berat dan mual.

Karena kondisi Azhari (korban) tidak kunjung membaik setelah satu hari usai peristiwa pengroyokan akhirnya dilarikan ke RS Haji Medan pada Minggu pagi, 4 Januari  untuk pemeriksaan dan observasi lanjutan.

“Abang mengeluh, mual dan pusing hebat serta kehilangan keseimbangan sejak malam kejadian, demi keselamatan, langsung dibawa ke rumah sakit,” ujar istri Azhari.

Kecaman Keras dan Dukungan Moril

Insiden penganiayaan ini menuai kecaman keras dari berbagai tokoh umat dan masyarakat. Salah satunya datang dari Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Deli Serdang, Ust. H.Sulaiman Hasibuan, yang mengecam keras tindakan kekerasan brutal tersebut.
Menurutnya, tindakan penganiayaan terhadap tokoh ormas Islam sekaligus pimpinan media merupakan perbuatan biadab, melanggar hukum, dan mencederai nilai-nilai keislaman serta kebangsaan.

Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Deli Serdang, Ust. H.Sulaiman Hasibuan, juga mendesak aparat kepolisian agar bertindak tegas tanpa pandang bulu.
Kecaman dan dukungan moril juga disampaikan oleh Ketua MUI Kabupaten Deli Serdang, serta unsur Kecamatan Percut Sei Tuan, yang menyatakan keprihatinan mendalam atas peristiwa tersebut.

Mereka menyatakan solidaritas dan dukungan penuh kepada korban agar segera pulih, serta meminta agar kasus ini diusut tuntas sesuai hukum yang berlaku.
“Tindakan kekerasan dan premanisme dengan mengatasnamakan organisasi tidak dapat dibenarkan dalam kondisi apa pun.

Aparat harus bertindak tegas demi menjaga ketertiban dan keharmonisan umat,” tegas tokoh agama tersebut.

Desakan Keras kepada Aparat Kepolisian
Insiden ini juga mendapat sorotan luas dari tokoh masyarakat, aktivis, dan insan pers.
Diantaranya, kutukan di sampaikan Panglima LPI Sumut, Ahmad Efendi Bangun dan juga Sai’in.

Mereka mendesak aparat kepolisian agar bergerak dan bertindak cepat, profesional, dan transparan dalam mengusut tuntas dugaan penganiayaan yang melibatkan ormas MPTW pimpinan Abdul Latif Balatf bersama belasan anggotanya serta Sori Muda Siregar/Baon Cs.

Sebagai pimpinan ormas Islam dan media yang selama ini dikenal kritis menyuarakan keadilan, keumatan, dan penolakan terhadap ketidakadilan, Azhari (korban) dinilai kerap menjadi sasaran intimidasi.
Oleh karena itu, publik menegaskan kasus ini tidak boleh diperlakukan sebagai tindak pidana biasa.

“Kami mendesak Kapolda Sumatera Utara segera mengungkap para pelaku, aktor intelektual, motif, serta pihak-pihak yang terlibat. Negara tidak boleh kalah oleh kekerasan dan premanisme,” tegas dua sahabat setia ini.

Catatan Redaksi Medan Sumut Pos, menegaskan  bahwa penganiayaan terhadap tokoh masyarakat sekaligus pimpinan media merupakan ancaman serius terhadap demokrasi dan kebebasan pers. Aparat penegak hukum diminta menjerat pelaku dengan pasal berlapis agar memberikan efek jera.

Hingga berita ini diturunkan, Azhari masih  menjalani perawatan dan observasi medis di RS Haji Medan. Publik kini menanti langkah nyata aparat kepolisian dalam menegakkan hukum secara adil, tegas, dan tanpa pandang bulu, sebagai ujian nyata kehadiran negara dalam melindungi warganya.

(TIM)

Berita Terkait

Dalam Rangka Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriyah, Pemilik Yayasan Universitas Battuta Menggelar Halalbihalal
Wartawan Dihalangi dan HP Dirampas, Diteriaki Wartawan Bodong, Pelecehan Terhadap Jurnalis dan Dugaan Modus Penipuan Pegawai Gadai Terbuka Lebar di Medan
72 Ribu Personel Amankan Takbir dan Salat Id di Seluruh Indonesia
Sukses Melaksanakan Restoratif Justice, Praktisi Hukum Kota Medan Taufik Tanjung Apresiasi Kinerja Kepolisian Sektor Belawan
Majelis Hakim PN Medan Mengabulkan Eksepsi Absolut Masjid Riyadhussalihin Medan Sunggal
Universitas Battuta Menggelar Acara Berbuka Puasa Ramadhan Bersama Para Dekan dan Dosen
Disuruh Polisi Nangkap Maling Malah Jadi Tersangka, Ratusan Masyarakat Akan Demo Minta Kapolrestabes Medan dan Kasat Reskrim Dicopot
Mahasiswa Sumut Menyoroti Lambannya Penanganan Kapolrestabes Medan Menetapkan Tersangka Terduga Pelaku Penganiayaan Ketum BP FORMI

Berita Terkait

Minggu, 29 Maret 2026 - 17:28 WIB

Polsek Kedungpring gelar patroli malam untuk antisipasi 3C di wilayah Kedungpring.

Minggu, 29 Maret 2026 - 17:26 WIB

Polsek Kedungpring gelar patroli dialogis untuk memberikan pesan kamtibmas kepada warga.

Minggu, 29 Maret 2026 - 17:25 WIB

Polsek Kedungpring gelar patroli obyek vital ciptakan keamanan wilayah polsek Kedungpring yang aman dan kondusif.

Minggu, 29 Maret 2026 - 16:35 WIB

Polsek sukodadi gelar patroli ke tempat obyek vital.

Minggu, 29 Maret 2026 - 16:28 WIB

Polsek sukodadi gelar cangkrukan kamtibmas.

Minggu, 29 Maret 2026 - 16:21 WIB

Polsek sukodadi patroli malam untuk antisipasi 3C.

Minggu, 29 Maret 2026 - 16:16 WIB

Polsek sukodadi gelar patroli monitoring p2b dalam upaya mendukung ketahanan pangan bergizi di wilayah sukodadi.

Minggu, 29 Maret 2026 - 16:12 WIB

Polsek Sukodadi gelar patroli dialogis untuk sampaikan pesan kamtibmas kepada warga.

Berita Terbaru