Mahasiswa Sumut Menyoroti Lambannya Penanganan Kapolrestabes Medan Menetapkan Tersangka Terduga Pelaku Penganiayaan Ketum BP FORMI

KAPERWIL SUMUT

- Redaksi

Rabu, 21 Januari 2026 - 21:48 WIB

5090 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Medan | Kupastuntas86.com – Puluhan massa yang tergabung dalam Persatuan Mahasiswa Pembela Rakyat Sumatera Utara menggelar aksi unjuk rasa di depan Markas Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Mapolda Sumut) Rabu (21/1/2026)

Aksi tersebut turut diikuti elemen masyarakat sebagai bentuk keprihatinan atas lambanya proses penegakan hukum dalam kasus dugaan penganiayaan yang menimpa Azhari, Ketua Ormas Islam BP FORMI, Pimpinan Media Medan Sumut Pos, sekaligus Ketua OKK Organisasi Wartawan Sekber Wartawan Indonesia (SWI) Sumatera Utara.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam aksi tersebut, massa secara tegas menuntut Kapolda Sumatera Utara dan Kapolrestabes Medan agar segera mengambil langkah konkret dan profesional untuk menuntaskan laporan dugaan penganiayaan yang hingga kini dinilai belum menunjukkan kejelasan hukum serta terkesan berjalan di tempat.

Massa aksi menyoroti lambannya penanganan Laporan Polisi Nomor: LP/B/22/I/2026/SPKT/Polrestabes Medan/Polda Sumatera Utara, Tanggal 3 Januari 2026, yang disebut telah dilakukan gelar perkara. Namun ironisnya, hingga saat ini para terduga pelaku penganiayaan terhadap Azhari masih bebas berkeliaran tanpa adanya tindakan penangkapan maupun penetapan tersangka.

Dalam tuntutannya, massa mendesak Kapolda Sumatera Utara melalui Kabid Propam Polda Sumut agar segera menginstruksikan Kapolrestabes Medan dan Kasat Reskrim Polrestabes Medan untuk menindaklanjuti laporan tersebut secara serius, transparan, da berkeadilan. Mereka menilai, jika gela perkara telah dilakukan, maka tidak ada alasan hukum untuk menunda penegakan hukum terhadap para terduga pelaku.

“Kami menilai penegakan hukum terkesan lamban dan tidak mencerminkan asas keadilan. Jika laporan sudah jelas dan gelar perkara telah dilakukan, mengapa para terduga pelaku penganiayaan terhadap Azhari masih bebas?” tegas Kordinator Aksi Imam Solihin

Massa juga menyampaikan ultimatum keras bahwa aksi lanjutan akan digelar hingga ke Mabes Polri apabila tuntutan mereka tidak segera direspons secara nyata oleh aparat kepolisian.
Namun demikian, usai aksi unjuk rasa di depan Mapolda Sumut, massa yang sebelumnya berencana melanjutkan demonstrasi ke Mapolrestabes Medan akhirnya membatalkan aksi lanjutan tersebut.

Hal ini lantaran pihak Polrestabes Medan menyatakan kesediaannya untuk menerima langsung perwakilanmassa aksi.

Dalam pertemuan itu, perwakilan massa menyampaikan seluruh tuntutan secara langsung kepada pihak penyidik Polrestabes Medan. Pihak penyidik menyatakan akan memberikan atensi serius terhadap kasus dugaan penganiayaan yang menimpa Azhari.
Bahkan, pihak Polrestabes Medan berjanji akan kembali melakukan gelar perkara dan menyampaikan komitmen bahwa sebelum Senin, 26 Januari 2026, proses hukum akan ditingkatkan dengan penetapan tersangka terhadap para terduga pelaku.

Aksi yang berjalan tertib dan kondusif ini, mengatasnamakan Koalisi Mahasiswa dan Masyarakat Anti Korupsi, yang ditandatangani oleh Imam Solihin selaku Koordinator, serta Nazri Adlani sebagai Koordinator Pemuda Aksi Nusantara Penegak Keadilan.

Meski telah ada janji dan komitmen dari pihak Polrestabes Medan, massa aksi menegaskan akan terus mengawal proses hukum hingga tuntas. Mereka menyatakan tidak akan ragu kembali turun ke jalan apabila komitmen tersebut tidak direalisasikan sesuai waktu yang dijanjikan

(JONI SH)

Berita Terkait

Langkah Nyata Pemasyarakatan: Gabungkan Razia Ketat dan Penyuluhan Bahaya Narkoba demi Transformasi Pembinaan
KOMITMEN TEGAS! Rutan Perempuan Medan Laksanakan Ikrar Pemasyarakatan Bersih
Perkuat Kebersamaan, H. Syaiful Bahri Satukan LMP Sumut Lewat Halal Bihalal
Semarak HBP Ke-62, Bazar Ditjenpas Sumut Diserbu Warga dan Tampilkan Karya Warga Binaan
Judi Tembak Ikan Marak Beroperasi Di Pemukiman Padat Penduduk Medan kota, Diduga APH Tutup Mata
Dalam Rangka Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriyah, Pemilik Yayasan Universitas Battuta Menggelar Halalbihalal
Wartawan Dihalangi dan HP Dirampas, Diteriaki Wartawan Bodong, Pelecehan Terhadap Jurnalis dan Dugaan Modus Penipuan Pegawai Gadai Terbuka Lebar di Medan
72 Ribu Personel Amankan Takbir dan Salat Id di Seluruh Indonesia

Berita Terkait

Sabtu, 9 Mei 2026 - 15:03 WIB

Piket Koramil Pantau Stok Beras di Gudang Bulog Malewang, Pastikan Ketahanan Pangan Aman

Jumat, 8 Mei 2026 - 08:46 WIB

Kapten Inf Syarifuddin Pimpin Babinsa Galut & Warga Tamalate Bersihkan Pantai Soreang Dari Sampah

Jumat, 8 Mei 2026 - 07:16 WIB

Kawal Bapang Sampai Tangan Rakyat: Babinsa Serka Herman Pastikan Tepat Sasaran

Kamis, 7 Mei 2026 - 13:06 WIB

Babinsa Desa Lantang Sertu Usman Pimpin Warga Aksi Bersih-Bersih Lingkungan

Kamis, 7 Mei 2026 - 11:57 WIB

Kodim 1426/Takalar Terima Pembinaan Media Informasi Teritorial Dari Tim SDIRPIT Pusterad

Kamis, 7 Mei 2026 - 07:29 WIB

Safari Subuh 3 Babinsa Koramil 1426-06/Mapsu Sujud Bareng 50 Jamaah di Takalar, Soreang & Tonasa

Rabu, 6 Mei 2026 - 09:44 WIB

Ajarkan Gotong Royong Sejak Dini: Koramil 1426-01/Polut Ajak Siswa SDN 206 Palleko Kerja Bakti Bersihkan Saluran Air

Rabu, 6 Mei 2026 - 06:55 WIB

Tugas Pokok Teritorial Rasa Ibadah: Safari Subuh Koramil 1426-05 Marbo Satukan Hati TNI-Rakyat

Berita Terbaru