Nias | Kupastuntas86.com – Dalam rangka melaksanakan Bhayangkari peduli anjangsana, ketua Bhayangkari daerah Sumatera Ny.Mona Whisnu Hermawan menjenguk anak yang diduga mengalami KDRT (Kekerasan Dalam Rumah Tangga) ternyata terindikasi mengalami stunting, Jum’at (21/11/2025).
Berawal dari adanya vidio viral yang beredar di media sosial (Medsos) salah satu cuitan akun Facebook netizen atas nama Ali Topan, Ny.Mona Whisnu Hermawan, selaku ketua Bhayangkari daerah Sumatera Utara yang juga merupakan seorang ibu, merasa prihatin atas dugaan KDRT yang menimpa seorang bocah perempuan malang berusia 11 (sebelas) tahun bernama Nelfin Ndruru warga Desa Hilikara, Kecamatan Lolowau, Kabupaten Nias Selatan viral setelah salah satu cuitan akun Facebook bernama Ali Topan mengunggah tulisan menyebutkan bahwa korban disiksa oleh kakek, nenek, ayah, paman, dan tantenya sejak kecil.
Berangkat dari naluri hati seorang ibu, Ny.Mona Whisnu Hermawan menjenguk bocah malang tersebut, untuk memberikan semangat serta memberikan perhatian khusus, sebagaimana layaknya sorang ibu memberikan perhatian kepada anak kandungnya, dengan rasa penuh cinta dan kasih sayang.
Dalam kegiatan tersebut ketua Bhayangkari Ny.Mona Whisnu Hermawan didampingi oleh, wakil ketua Bhayangkari daerah Sumatera Utara, Ny.Martina Rony Samtana, ketua panitia HKGB ke-73, Ny.Reni Firman Darmansyah, ketua seksi sosial HKGB, Ny.Bertha Suranta Pinem, beserta para ketua seksi pengurus daerah Sumatera Bhayangkari Sumut.
Dalam kesempatan itu juga ketua Bhayangkari daerah Sumatera Utara memberikan tali asih sebagai bentuk rasa kepedulian terhadap anak yang penuh cinta dan kasih sayang.
(JONI SH)

































