Eksekusi Lahan di Jalan Dwi Warna Tanjung Morawa Ricuh, Diduga Keluarga Ahli Waris dan Petugas Terlibat Saling Dorong

KAPERWIL SUMUT

- Redaksi

Kamis, 17 Juli 2025 - 06:58 WIB

50113 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANJUNG MORAWA | KUPASTUNTAS86.COM – Eksekusi lahan seluas 4.496 meter persegi yang dilakukan oleh PTPN 1 Regional 1 (d/h PTPN II) di Jalan Dwi Warna, Dusun VII, Desa Bangun Sari, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang, berujung ricuh, Senin (14/7/2025).

Kericuhan terjadi saat tim eksekutor dari PTPN 1 Regional 1 tiba di lokasi bersama aparat keamanan untuk melakukan pembongkaran bangunan di atas lahan yang diklaim sebagai aset milik perusahaan perkebunan negara tersebut. Sejumlah warga yang diduga keluarga ahli waris menolak eksekusi langsung menghadang petugas, hingga terjadi aksi saling dorong dan adu mulut antara kedua belah pihak.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut keterangan warga yang tinggal dekat dengan lahan tersebut mengatakan, awalnya adalah rumah dinas yang ditempati almarhum Abdul Hadi Nasution selaku pejabat kepala bagian di PTP IX. Namun setelah pensiun dan wafat tahun 1983 lalu, rumah dinas tersebut tidak dikembalikan ke PTPN II. Malah dibagian depan dan belakang disewakan untuk bangunan rumah pihak lain.

Setelah ahli waris Abdul Hadi Nasution, yakni Haluddin Nasution meninggal dunia, praktis penguasaan lahan jatuh ke tangan Marolop Simbolon. Penguasaan lahan ini diketahui oleh dua isterinya, masing masing Boru Sinaga dan Boru Sianipar. Kedua wanita inilah yang akhirnya berseteru berkepanjangan dan merasa paling berhak atas lahan yang masih milik sah PTPN 1 Regional 1 (d/h PTPN II).

“Kami sangat bersyukur akhirnya kepastian hukum menyatakan lahan ini milik PTPN. Kami selama ini resah akibat pertikaian di antara kedua wanita Marolop Simbolon ini. Tidak ada kenyamanan kami rasakan,” ujar Andi Maulana Harahap, salah seorang warga Gang Dwi Warna.

Sementara itu, Abdul Rahman (70) yang tinggal di ujung lahan tersebut menegaskan, Marolop Simbolon sejak awal sama sekali tidak punya hak atas lahan tersebut. Marolop hanyalah penasehat hukum dari pak Abdul Hadi Nasution dan anaknya Haluddin Nasution. “Karena itu kami heran juga kalau kemudian lahan ini bisa menjadi bahan pertikaian kedua isterinya Marolop Simbolon,” ujar Abdul Rahman yang mengaku sangat mengetahui prihal lahan itu sejak ditempati Abdul Hadi Nasution.

Sementara itu pihak PTPN 1 Regional 1 (d/h PTPN II) yang telah dinyatakan sah sebagai pemilik lahan sesuai putusan Mahkamah Agung No.479 PK/ Pdt/ 2023, langsung melakukan pembersihan di atas areal dan berlangsung secara kondusif. Sejumlah pekerja yang dikerahkan PTPN 1 Regional 1 langsung memasang pagar pembatas diatas lahan itu.

“Pembersihan berjalan kondusif walaupun awalnya memang sempat terjadi Keributan kecil, tetapi itu tidak berlangsung lama setelah pihak kepolisian Polresta Deli Serdang beserta jajarannya dan Satuan Pengamanan dari pihak PTPN turut membantu jalannya eksekusi, sehingga kita bisa bekerja lebih cepat,” ujar Kasubag Humas PTPN 1 Regional 1 Rahmat Kurniawan yang ditemui media di lapangan. (JONI SH)

Berita Terkait

Kegiatan Tahlilan, Malam 3 hari bapak kandung pimpinan Redaksi gelar Berdoa Bersama. 
Tanggap cepat kapolsek brondong dalam melayani masyarakat diantaranya ada kejadian orang meninggal dunia karena kesetrum alat setrum ikan di desa sidomukti kecamatan brondong kabupaten lamongan.
Polsek Sukorame tanggap cepat pelayanan terhadap masyarakat antara lain kejadian jembatan ambles di desa sewor Kecamatan Sukorame Kabupaten Lamongan.
Kejadian kebakaran kandang ayam milik haji misan yang disewakan PT Ciomas Adisatwa di Dusun Wedung Desa Sedayu Lawas Kecamatan brondong Kabupaten Lamongan.
Sinergitas TNI-POLRI dan Pemerintah, Bagikan Bantuan Sosial untuk Warga Terdampak Banjir di Desa Mangga Dua dan Desa Bagan Kuala
Wujud Kepedulian Polri, Polres Sergai Berikan Bantuan Sembako Korban Banjir
Bhabinkamtibmas Aiptu Hendra, Bantu Warga Terdampak Banjir di Sei Rampah dan Pematang Ganjang
“Anggota Polsek Sambeng bersama dinas terkait evakuasi pohon tumbang di desa Sidokumpul”

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 08:54 WIB

Babinsa Koramil 1426-07/Pattallassang Takbir di 3 Masjid, Rebut Pahala Subuh Bareng Masyarakat

Kamis, 30 April 2026 - 09:27 WIB

Cegah Banjir Saat Musim Hujan: Danramil Pimpin Warga Cikoang Bersihkan 150 Meter Saluran Air

Kamis, 30 April 2026 - 06:13 WIB

Babinsa Koramil 1426-06/Mapsu Bersama 55 Jamaah Shalat Subuh di 3 Masjid Wilayah Binaan

Rabu, 29 April 2026 - 10:37 WIB

Ombak Bawa Sampah, TNI Bawa Solusi: Pesisir Boddia Kembali Bersih Berkat Karya Bakti

Rabu, 29 April 2026 - 06:21 WIB

Safari Subuh: Tiga Masjid Digilir Tiap Fajar, Babinsa 1426-05 Jadikan Sajadah Media Komsos Paling Ampuh

Selasa, 28 April 2026 - 09:54 WIB

TNI Kawal Langsung: Stok Beras Bulog Malewang 1.516 Ton, Siap Jaga Stabilitas Harga

Selasa, 28 April 2026 - 07:48 WIB

Galesong Masih Gelap, 3 Babinsa Sudah Berada di 3 Masjid: Ikut Rebut Berkah Subuh

Senin, 27 April 2026 - 10:15 WIB

Jalan Tani Aman, Panen Lancar: TNI dan Masyarakat Desa Cakura Cor Talud Bareng di Jenelimbua

Berita Terbaru