Tangerang | www.kupastuntas86.com – Dalam rangka memperkuat pembinaan kepribadian serta meningkatkan kualitas keimanan dan ketakwaan Warga Binaan, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Tangerang secara konsisten menyelenggarakan kegiatan pengajian pesantren rutin seminggu 1 (satu) kali. Kegiatan ini menjadi bagian dari program pembinaan keagamaan yang berkelanjutan di lingkungan Rutan.
Pengajian pesantren tersebut diikuti oleh Warga Binaan yang beragama Islam dengan penuh antusias. Kegiatan meliputi pembacaan Al-Qur’an, kajian keislaman, tausiyah, serta pembinaan akhlak yang disampaikan oleh pembimbing rohani, ustaz, maupun petugas pembinaan Rutan sebagai sarana pendalaman nilai-nilai spiritual.
Pelaksanaan pengajian pesantren ini sejalan dengan amanat Sistem Pemasyarakatan yang menitikberatkan pada pembinaan manusia seutuhnya, tidak hanya dari aspek hukum, tetapi juga moral dan keagamaan. Lingkungan pesantren di dalam Rutan diharapkan mampu menciptakan suasana religius dan kondusif dalam mendukung perubahan perilaku Warga Binaan ke arah yang lebih baik.
Kepala Rutan Kelas I Tangerang, Irhamuddin, menegaskan bahwa pembinaan keagamaan memiliki peran strategis dalam proses pembentukan karakter Warga Binaan.
“Pengajian pesantren bukan sekadar kegiatan rutin, tetapi menjadi sarana pembinaan mental dan spiritual agar Warga Binaan memiliki kesadaran untuk memperbaiki diri, menumbuhkan akhlak yang baik, serta mempersiapkan diri kembali ke tengah masyarakat,” ujar Irhamuddin.
Melalui pengajian pesantren yang dilaksanakan secara rutin seminggu 1 kali, Rutan Kelas I Tangerang terus berkomitmen menghadirkan pembinaan yang humanis, religius, dan berorientasi pada pemulihan moral guna mendukung terwujudnya Sistem Pemasyarakatan yang berkeadilan dan menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan.
(Redaksi)
































