Gayo Lues – Kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak bencana alam di Kabupaten Gayo Lues terus berdatangan. Kali ini, sinergi antara Polres Gayo Lues dan Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Aceh terwujud dalam aksi kemanusiaan berupa penyaluran bantuan sembako kepada para pengungsi yang berada di SD Negeri 10 Blangkejeren. Kegiatan berlangsung pada Senin, 15 Desember 2025.
Penyerahan bantuan sembako dilakukan langsung di lokasi pengungsian dengan pendampingan aparat kepolisian. Bantuan tersebut terdiri dari kebutuhan pokok harian seperti beras, minyak goreng, gula, mie instan, dan beberapa bahan makanan lainnya. Warga penerima bantuan adalah mereka yang terdampak langsung oleh bencana alam dan kini masih menggantungkan kehidupan sehari-hari dari dapur umum dan distribusi logistik kemanusiaan.

Kapolres Gayo Lues, AKBP Hyrowo, S.I.K., melalui Kasi Humas Polres Gayo Lues, IPTU Rahmansyah Pinim menyatakan, keterlibatan Polres dalam penyaluran bantuan ini merupakan wujud nyata komitmen dan empati Polri terhadap warga yang sedang menghadapi keterbatasan akibat bencana. Menurutnya, polisi tidak hanya hadir sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai mitra masyarakat dalam situasi kemanusiaan.
“Pendampingan kami dalam penyaluran bantuan ini adalah wujud nyata sinergi dan komitmen Polri untuk memberikan dukungan langsung kepada masyarakat terdampak bencana. Kami berharap bantuan ini dapat memberikan sedikit keringanan bagi para pengungsi,” ujar IPTU Rahmansyah.
Dukungan moral dan logistik juga datang dari SPN Polda Aceh. Kepala SPN, KOMBES POL Riza Yulianto, S.E., S.H., melalui perwakilannya BRIPKA Sukran S., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk tanggung jawab sosial lembaganya. Ia mengatakan bahwa pengungsi bukan hanya memerlukan tempat tinggal sementara, tetapi juga bantuan konkret yang bisa membantu mereka bertahan dalam masa tanggap darurat.
“Kami berharap bantuan ini dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar saudara-saudara kita di pengungsian. Semoga mereka diberikan kekuatan dan kesehatan, serta dapat segera kembali ke kehidupan normal,” kata BRIPKA Sukran.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa SPN Polda Aceh tetap berkomitmen untuk mendukung kegiatan kemanusiaan di seluruh wilayah Aceh, dan siap bersinergi dengan kepolisian daerah serta instansi terkait lainnya dalam proses pemulihan pascabencana.
Respons positif datang dari masyarakat penerima bantuan. Para pengungsi menyambut hangat kehadiran aparat kepolisian dan menyampaikan rasa terima kasih atas kepedulian yang diberikan. Bantuan ini dinilai sangat berarti dalam menunjang kebutuhan sehari-hari, terutama bagi keluarga-keluarga dengan anak-anak dan lansia yang menjadi kelompok paling rentan dalam situasi bencana.
Di sisi lain, Polres Gayo Lues juga memastikan bahwa situasi di lokasi pengungsian tetap aman dan kondusif. Penjagaan dan pemantauan dilakukan secara berkala guna mendukung kelancaran distribusi logistik serta memastikan kenyamanan para pengungsi. Aparat juga memberikan pendekatan humanis, khususnya kepada anak-anak dan kaum rentan lainnya, sebagai bagian dari upaya menjaga kondisi psikososial para penyintas.
Dalam beberapa waktu ke depan, pendistribusian bantuan serupa direncanakan akan terus dilakukan seiring dengan koordinasi antara aparat kepolisian, pemerintah daerah, dan instansi kemanusiaan. Diharapkan dengan keterlibatan berbagai pihak, pemulihan pascabencana di Gayo Lues dapat dilakukan dengan lebih cepat, menyeluruh, dan berkelanjutan. (Abdiansyah)
































