Diduga Menggunakan Sarjana MPd palsu Seorang Bishop Gereja Methodist Indonesia (GMI) Berinisial KWS Resmi Dilaporkan ke Poldasu

KAPERWIL SUMUT

- Redaksi

Jumat, 24 Oktober 2025 - 09:08 WIB

50100 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Medan Sumut | Kupastuntas86.com – Dugaan telah melakukan tindak pidana kejahatan sistem pendidikan nasional sesuai dengan undang-undang nomor 20 Tahun 2003 tentang sistem pendidikan nasional sebagaimana dimaksud dalam pasal 69 subsider pasal 93 undang-undang nomor 12 Tahun 2012 tentang pendidikan tinggi seorang Bishop gereja Methodist Indonesia (GMI) berinisial KWS dilaporkan ke sentra pelayanan kepolisian terpadu (SPKT) Polda Sumatera Utara, pada (10/09/2025) lalu.

KWS Bishop gereja Methodist Indonesia (GMI) dilaporkan Hot Parulian Simanjuntak ( Pelapor ) yang merupakan seorang pendeta yang juga bertugas di Gereja Methodist Indonesia (GMI).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan laporan polisi nomor : LP / B / 1524 / IX / 2025 / SPKT / POLDA SUMATERA UTARA Tanggal 19 September 2025 menyebutkan KWS yang sejak bulan Juni Tahun 2017 menjadi Bishop Gereja Methodist Indonesia (GMI) sesuai dengan surat keputusan pimpinan gereja Methodist Indonesia wilayah-I tahun. 2017 hingga saat ini.

Namun selama ini KWS (terlapor) menggunakan gelar yang dicantumkan pada nama KWS yaitu M.Pd (Magister Pendidikan) yang diketahui berasal dari sebuah universitas negeri yang ada di kota Medan.

“KWS memang benar telah menyelesaikan seluruh mata kuliah dan telah lulus ujian tesis sesuai dengan nomor : 1159 / UN.33.10 / KM / 206 Tanggal 4 Agustus 2025. Namun karena KWS tidak melengkapi seluruh persyaratan administrasi yang diperlukan untuk pengajuan Yudisium penerbitan ijazah maupun pelaksanaan wisuda ke bagian akademik BAK universitas tersebut dan sesuai pangkalan data pendidikan tinggi,” beber Hot Parulian Simanjuntak kepada awak media saat menggelar konferensi pers pada Kamis (23/10/2025)

Dia (KWS) diduga menggunakan gelar MPd sejak Tahun 2005. Dan sebagai Bishop sejak Tahun 2017 hingga Tahun ini – 2025 namun tidak dapat menunjukkan Ijazah aslinya (M.Pd) hal tersebut yang menjadi dasar dirinya dilaporkan ke pihak yang berwajib Polda Sumatera Utara dugaan penipuan menggunakan Sarjana MPd palsunya yang fiktif sebagai pelengkap administrasi dan dokumen lainnya hingga saat ini dirinya ( KWS ) di Gereja Methodist Wilayah 1 memegang status sebagai jabatan Pucuk Pimpinan Gereja Methodist Indonesia (GMI).

Menggunakan gelar M.Pd tanpa memiliki ijazah yang sah dapat melanggar beberapa pasal, seperti:

Pasal 263 KUHP : Pemalsuan surat, dengan hukuman penjara paling lama 6 Tahun.

Pasal 378 KUHP : Penipuan, dengan hukuman penjara paling lama 4 Tahun.

Pelaporan KWS ke pihak Kepolisian karena KWS yang merupakan Bishop gereja Methodist Indonesia (GMI) telah mengangkat dirinya sebagai Pucuk Pimpinan Gereja Methodist Indonesia dengan menggunakan gelar S2 nya yang sebelumnya tidak pernah diperolehnya di salah satu universitas negeri yang ada di kota Medan tersebut. Sehingga Hot Parulian Simanjuntak selaku pendeta gereja Methodist Indonesia (GMI) merasa keberatan dan akhirnya membuat laporan polisi. Dengan dasar tersebut dirinya (KWS) di laporkan ke Polda Sumatera Utara untuk mempertanggungjawabkan atas perbuatannya sendiri.

Meminta Kapolda Sumatera Utara untuk segera menangkap dan menghukum KWS bila terbukti melanggar aturan perundangan undangan yang berlaku di Negara Kesatuan Republik Indonesia yang kita cintai, tegakkan hukum yang seadil-adilnya.

(TIM)

Berita Terkait

Langkah Nyata Pemasyarakatan: Gabungkan Razia Ketat dan Penyuluhan Bahaya Narkoba demi Transformasi Pembinaan
KOMITMEN TEGAS! Rutan Perempuan Medan Laksanakan Ikrar Pemasyarakatan Bersih
Perkuat Kebersamaan, H. Syaiful Bahri Satukan LMP Sumut Lewat Halal Bihalal
Semarak HBP Ke-62, Bazar Ditjenpas Sumut Diserbu Warga dan Tampilkan Karya Warga Binaan
Judi Tembak Ikan Marak Beroperasi Di Pemukiman Padat Penduduk Medan kota, Diduga APH Tutup Mata
Dalam Rangka Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriyah, Pemilik Yayasan Universitas Battuta Menggelar Halalbihalal
Wartawan Dihalangi dan HP Dirampas, Diteriaki Wartawan Bodong, Pelecehan Terhadap Jurnalis dan Dugaan Modus Penipuan Pegawai Gadai Terbuka Lebar di Medan
72 Ribu Personel Amankan Takbir dan Salat Id di Seluruh Indonesia

Berita Terkait

Sabtu, 9 Mei 2026 - 15:03 WIB

Piket Koramil Pantau Stok Beras di Gudang Bulog Malewang, Pastikan Ketahanan Pangan Aman

Jumat, 8 Mei 2026 - 08:46 WIB

Kapten Inf Syarifuddin Pimpin Babinsa Galut & Warga Tamalate Bersihkan Pantai Soreang Dari Sampah

Jumat, 8 Mei 2026 - 07:16 WIB

Kawal Bapang Sampai Tangan Rakyat: Babinsa Serka Herman Pastikan Tepat Sasaran

Kamis, 7 Mei 2026 - 13:06 WIB

Babinsa Desa Lantang Sertu Usman Pimpin Warga Aksi Bersih-Bersih Lingkungan

Kamis, 7 Mei 2026 - 11:57 WIB

Kodim 1426/Takalar Terima Pembinaan Media Informasi Teritorial Dari Tim SDIRPIT Pusterad

Kamis, 7 Mei 2026 - 07:29 WIB

Safari Subuh 3 Babinsa Koramil 1426-06/Mapsu Sujud Bareng 50 Jamaah di Takalar, Soreang & Tonasa

Rabu, 6 Mei 2026 - 09:44 WIB

Ajarkan Gotong Royong Sejak Dini: Koramil 1426-01/Polut Ajak Siswa SDN 206 Palleko Kerja Bakti Bersihkan Saluran Air

Rabu, 6 Mei 2026 - 06:55 WIB

Tugas Pokok Teritorial Rasa Ibadah: Safari Subuh Koramil 1426-05 Marbo Satukan Hati TNI-Rakyat

Berita Terbaru