Dedi Saputra Desak Pemerintah Tahan Pencairan Bantuan Rumah, Prioritaskan Jadup dan Stimulan untuk Korban Banjir Aceh Timur

AMRI

- Redaksi

Minggu, 26 April 2026 - 21:34 WIB

50107 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Timur — Dedi Saputra, yang dikenal sebagai pejuang banjir di Aceh Timur, melontarkan kritik keras terhadap rencana pencairan bantuan perbaikan rumah bagi korban banjir. Ia meminta pemerintah daerah untuk menunda sementara pencairan bantuan rumah hingga seluruh korban banjir menerima bantuan dasar seperti jadup (jaminan hidup) dan stimulan secara merata. Minggu 26/4/2026

Menurut Dedi, kebijakan yang tidak tepat sasaran dan terburu-buru justru berpotensi memicu keresahan di tengah masyarakat yang hingga kini masih berjuang pasca-bencana banjir besar yang melanda pada 26 November 2025.

Berdasarkan data Posko Tanggap Darurat per 15 Desember 2025, bencana hidrometeorologi tersebut berdampak luas:
73.531 KK atau 265.723 jiwa terdampak
53 orang meninggal dunia
644 orang luka-luka
1.819 orang sakit
11.524 KK mengungsi di 852 titik
Kerusakan infrastruktur dan permukiman juga sangat parah:
5.684 rumah rusak berat
4.422 rumah rusak sedang
6.979 rumah rusak ringan
Total kerugian mencapai sekitar Rp 5,63 triliun
Di tengah kondisi tersebut, Dedi menilai masih banyak korban yang belum mendapatkan hak dasar mereka secara menyeluruh.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kalau bantuan rumah dicairkan sekarang, sementara jadup dan bantuan stimulan belum merata, ini bisa menimbulkan kecemburuan sosial. Jangan sampai rakyat yang sudah susah malah diadu dengan kebijakan yang tidak adil,” tegas Dedi.

Ia juga menyoroti kondisi lapangan yang masih jauh dari kata normal, mulai dari:
Jaringan komunikasi terganggu
Banyak warga masih bertahan di tenda pengungsian
Menurutnya, dalam situasi darurat seperti ini, prioritas utama pemerintah seharusnya adalah memastikan seluruh korban mendapatkan kebutuhan dasar terlebih dahulu, bukan langsung masuk ke tahap rehabilitasi rumah.

“Kami minta pemerintah jangan tergesa-gesa. Selesaikan dulu hak hidup masyarakat—jadup, makanan, kesehatan, dan bantuan dasar. Baru setelah itu bicara soal rumah. Kalau tidak, ini berpotensi menimbulkan kegaduhan besar di Aceh Timur,” lanjutnya.

Dedi menegaskan bahwa suaranya mewakili keresahan banyak korban banjir yang merasa belum sepenuhnya diperhatikan. Ia juga mengingatkan pemerintah agar lebih transparan dan adil dalam pendataan serta penyaluran bantuan.

Hingga saat ini, Pemerintah Kabupaten Aceh Timur masih terus melakukan penanganan darurat dan koordinasi lintas sektor. Namun tekanan dari masyarakat, terutama korban langsung, semakin menguat agar kebijakan yang diambil benar-benar berpihak pada keadilan dan kebutuhan riil di lapangan.
“Jangan sampai bantuan jadi sumber konflik baru. Rakyat butuh keadilan, bukan janji,” tutup Dedi dengan nada tegas.

Berita Terkait

Kuasa Hukum Korban Tinjau Lokasi Penemuan Jasad M. Alfarisi, Soroti Sejumlah Kejanggalan
Pang Pison Kecam Keras Penyebar Isu dan Fitnah terhadap Bupati Aceh Timur
Pang Age Minta Masyarakat Aceh Timur Untuk Bersatu Dan Tidak Terpengaruh Isu Serta Fitnah Terhadap Bupati Iskandar Usman Al-Farlaky
Melarikan Diri dan Terjatuh ke Lereng saat Hendak Ditangkap, Seorang Pengedar Narkoba di Aceh Timur Meninggal Dunia
Ketua DPRK Aceh Timur Ucapakan Selamat kepada 68 Keuchik yang telah di Lantik
DPRK Aceh Timur Bentuk Pansus Sengketa Lahan HGU Kelapa Sawit Dengan Masyarakat
Korban Masih Mengungsi, Anggota DPRK Aceh Timur Dorong Pemerintah Percepat Pembangunan Huntara di Aceh Timur
Tim Pansus DPRK Aceh Timur ke PT Parama Agro Sejahtera Berlangsung Baik

Berita Terkait

Senin, 27 April 2026 - 09:23 WIB

Polsek Sukorame patroli p2b dalam upaya komitmen nyata kepedulian polri dalam mendukung program Asta cita presiden RI. 

Senin, 27 April 2026 - 09:15 WIB

‎GIAT SILATUHRAHIM SABUK KAMTIBMAS POLSEK SUKORAME ANTARA POLRI DENGAN ELEMEN MASYARAKAT, PEMUDA DAN WARGA UNTUK MENCIPTAKAN LAMONGAN AMAN KONDUSIF ‎

Senin, 27 April 2026 - 08:54 WIB

Cegah kriminalitas di malam hari polsek Sukorame gelar patroli. 

Senin, 27 April 2026 - 08:47 WIB

Polisi glagah gelar patroli lalu lintas pagi untuk berikan pelayanan terhadap masyarakat. 

Senin, 27 April 2026 - 08:45 WIB

Polsek glagah gelar patroli dialogis untuk sampaikan pesan kamtibmas kepada warga dengan humanis. 

Senin, 27 April 2026 - 08:43 WIB

Polsek glagah patroli monitoring untuk mencegah terjadinya bencana alam banjir di wilayah glagah.

Sabtu, 25 April 2026 - 19:14 WIB

Patroli wilayah untuk antisipasi bencana alam di wilayah sambeng. 

Sabtu, 25 April 2026 - 19:11 WIB

Polsek sambeng Giat cangkrukan kamtibmas antara lain ajak warga jaga kamtibmas di wilayah sambeng yang aman dan kondusif. 

Berita Terbaru