Lamongan | www.kupastuntas86.com-
Pada hari Rabu, tanggal 18 Desember 2024 sekira pukul 14.00 wib – 15.20 Wib telah dilaksanakan Rapat koordinasi terkait rencana giat ANNIVERSARY 14th LAKCY ( Lamongan King Community ) yang akan dilaksanakan di Taman Telagasari, Desa Kebonsari, Kec. Sukodadi, Kab. Lamongan.
Hadir dalam kegiatan sebagai berikut,
Kompol Aryanto Agus Subekti ( Kabagops polres Lamongan ), AKP Moch. Lazib, SH.( Kapolsek Sukodadi ), AKP Asik, SH. ( kasat samapta polres Lamongan ), IPTU I Nyoman Sukenesa, SH.( Kasat intelkam polres Lamongan ), IPDA M. Ghufron, S.H ( Kanit Intelkam Polres Lamongan ), Peltu Sanusi ( mewakili Danramil Sukodadi ), Iptu Fifin Yuli ( KBO Satlantas polres Lamongan ), Ipda Sudarto, S.H. ( Kanit samapta ), Aipda Budi Iswanto, Aipda M. Fahrizal U., Briptu Alfian ( staf bagops ), Briptu Ganang ( staf bagops ), Briptu Briptu Nanta ( staf bagops ), Sdr. Irsyad ( Ketua Lamongan King Community ), Sdr. Heru Budi ( penasehat LAKCY ).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Rangkaian kegiatan, sebagai berikut,
Adapun susunan acara yakni sebagai berikut,
Pembukaan
Penyampaian dari Kompol Aryanto Agus Subekti ( Kabagops polres lamongan ) yakni sebagai berikut,
Untuk rakor perihal giat anniversary 14th LAKCY kali ini kita laksanakan diluar polres Lamongan agar tidak jenuh.
Harapan kami nantinya kegiatan bisa berlangsung dengan aman lancar dan kondusif.
Untuk selanjutnya silahkan dari rekan panitia untuk memaparkan seputar pelaksanaan kegiatan.
Penyampaian dari Sdr. Heru Budi ( Penasehat LAKCY ) yakni sebagai berikut,
Menyampaikan bahwa LAKCY dibawah naungan dari YRKI.
Tujuan dibentuknya LAKCY yakni menampung serta menyalurkan hobi dari masyarakat, dan ada juga dari rekan2 TNI-POLRI yang juga menjadi anggota LAKCY
Tujuan diselenggarakan acara ini yakni mempererat tali silaturahmi sesama anggota komunitas motor dan diharapkan jadi contoh kepada warga masyarakat dalam berkendara.
Untuk jumlah peserta sekitar 500 orang yang terdiri dari peserta lokal Lamongan serta dari tetangga kabupaten ( Se karisidenan )
Menyampaikan seputar susunan panitia, serta waktu dan tempat pelaksanaan giat.
Untuk susunan acara yakni dimulai dari giat sosial pra acara yakni bakti sosial pemberian makan gratis bagi siswa-siswi sekolah yang ada di sekitar desa Kebonsari, santunan anak yatim, penanaman pohon untuk ketahanan pangan serta bakti sosial utk korban bencana alam.
Menyampaikan seputar tehnis pelaksanaan kegiatan meliputi jalur yg dilalui peserta dan lokasi tempat meliputi parkir, panggung acara serta stand UMKM.
Dari panitia juga menyiapkan tim internal guna antisipasi hal-hal yg tidak diinginkan.
No Miras, Sajam, narkoba, bleyer serta atribut perguruan silat.
imbauan kepada panitia yakni jangan ada yg mengonsumsi miras, membawa sajam dan narkoba serta nantinya akan melihat secara langsung aksi dari tim khusus dari panitia yang rencananya akan melakukan tindakan tegas terhadap peserta yg tidak taat aturan dari panitia.
Menyampaikan penekanan kembali mengenai bagaimana teknis pengamanan dari peserta maupun jalur yg akan dilewati peserta baik datang maupun pulang dibuat satu pintu yakni lewat pintu gerbang masuk kediaman bapak H. David ( sebelah timur makam ).
Menghimbau jangan ada yang memakai simbol / atribut perguruan silat.
Setelah acara, di lokasi harus bersih dari sampah.
Penyampaian dari AKP Moch. Lazib, SH ( Kapolsek Sukodadi ) yakni sebagai berikut,
Kami hanya menambahkan agar disediakan tim medis / kesehatan guna antisipasi dari peserta yg mengalami gangguan kesehatan.
Penyampaian dari Iptu I Nyoman Sukenesa, SH ( Kasat Intelkam polres Lamongan ) yakni sebagai berikut,
menindaklanjuti perintah pimpinan, kami menekankan kepada panitia bahwa dalam surat pengajuan perijinan dari panitia tidak dicantumkan pesertanya dari lintas kabupaten, hanya dari Lamongan saja. maka dari itu tanggung jawab kami kembalikan kepada panitia semoga giat bisa berjalan kondusif.
Panitia agar monitoring seputar hubungan antar sesama komunitas motor yg ada di wilayah kab. lamongan, guna antisipasi hal-hal yg tidak diinginkan.
Mengacu kejadian yg di Madiun Agar tidak terjadi di wilayah Lamongan
Panitia harus melaksanakan screening terhadap peserta dan tegas sesuai slogan yang dibuat yakni NO miras, NO Bleyer, NO sajam, NO narkoba, NO atribut perguruan silat.
Penyampaian dari AKP Asik, SH ( Kasat samapta polres lamongan ) yakni sebagai berikut,
Untuk panitia agar tegas terhadap peserta terutama pada saat kegiatan berlangsung bisa steril dari yg namanya miras, karena pengalaman yg sebelumnya, para peserta itu banyak sekali yg mengonsumsi miras baik sebelum masuk ke lokasi giat maupun di dalam lokasi giat pasti ada dari peserta yg mengonsumsi miras.
Nantinya pada saat petugas akan berpatroli utk menertibkan miras agar didampingi sama panitia agar tidak terjadi benturan nantinya dengan peserta.
Panitia harus melaksanakan sreening juga terhadap atribut perguruan silat.
Panitia harus konsekuen terhadap waktu pelaksanaan, yg mana harus sesuai dengan ijinnya.
kami menghimbau untuk peserta agar tidak bleyer-bleyer yg mana suara dari motor RX king pasti sangat nyaring.
Penyampaian dari Ipda Ghufron, SH. yakni sebagai berikut.
Dari panitia mungkin bisa dibuatkan surat pernyataan yang intinya bahwa seandainya pada saat kegiatan nantinya timbul konflik / gesekan maka kegiatan siap diberhentikan.
Demikian dilaporkan giat rapat koordinasi selesai pukul 15.20 Wib. Perkembangan situasi akan dilaporkan lebih lanjut”tutupnya.
(Redaksi)