Kecamatan Babat gelar Penetapan Hasil Indeks Desa Membangun (IDM) 2023. Jumlah Status Desa Mandiri Meningkat

REDAKSI LAMONGAN JAWA TIMUR

- Redaksi

Kamis, 22 Juni 2023 - 08:22 WIB

40193 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lamongan | www.kupastuntas86.com-Memiliki desa yang makmur, kualitas hidup masyarakat yang sejahtera, serta infrastruktur yang memadai merupakan konsep desa berdaya yang diimpikan seluruh masyarakat. Untuk mewujudkan desa berdaya itu berbagai langkah strategis dilakukan oleh Kecamatan Babat Kabupaten Lamongan. Mulai dari pendekatan terintegrasi yaitu program capacity building (pembinaan masyarakat), ekonomi, pendidikan, kesehatan, lingkungan hingga kesiapsiagaan bencana serta berkolaborasi dengan pihak lain terutama pemerintah desa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dengan berbagai upaya itu, status desa mandiri di Kecamatan Babat tahun 2023 naik menjadi 9 Desa dari tahun lalu 2 desa. Capaian ini berdasarkan hasil pemutakhiran data Indeks Desa Membangun (IDM) tahun 2023 yang dilakukan secara mandiri oleh perangkat desa dengan dipandu serta dibimbing Tim Pendamping Profesional Program Pemberdayaan dan Pembangunan Masyarakat Desa (TPP P3MD) Kecamatan Babat.

Dalam acara Penetapan Hasil Indeks Desa Membangun (IDM) 2023 Kecamatan Babat di hadiri Camat Babat Johny Indrianto F, S. STP. M.Si, TPP P3MD Kabupaten Lamongan H. Ari Saputro Wibowo, Moch. Mukhlish, Kepala Desa se Kecamatan Babat dan Pendamping Desa Kecamatan Babat.

Baca Juga :  Anggota polsek modo melaksanakan kegiatan bakti keselamatan bagi penguna R2 Di sepanjang jalan.

PIC IDM P3MD Lamongan, Moh Mukhlish dalam sambutannya mengatakan, dari 21 desa di Kecamatan Babat, 9 diantaranya dinyatakan berstatus mandiri dan 12 desa berstatus maju

“Status kemajuan dan kemandirian desa adalah ukuran pengklasifikasian desa dalam rangka menentukan intervensi baik anggaran maupun kebijakan pembangunan desa,” ucap Mukhlish.

Mukhlish juga menambahkan, dengan predikat desa mandiri itu, banyak sekali keuntungan yang diperoleh desa, diantaranya yakni penambahan alokasi dana yang dapat dimanfaatkan untuk mendongkrak perekonomian desa.

“Apapun reputasinya, desa wajib diakui semua pihak terutama pemerintah. Dengan berstatus desa mandiri jelas memiliki hak istimewa, dari Pemerintah Pusat adalah pemberian Dana Desa yang selalu meningkat, kemudian alokasi afirmasi 1 persen dan alokasi kinerja 3 persen,” imbuhnya.

Sementara itu, Camat Babat Johny Indrianto F, S.STP. M.Si mengapresiasi kinerja Pemerintah desa di kecamatan babat yang terus meningkat mulai pemberdayaan masyarakat dan kegiatan sarana pra sarana.

Baca Juga :  Polisi polsek Sukodadi patroli dialogis dalam rangka menciptakan keamanan yang aman kondusif.

“Dari 21 di Kecamatan Babat, 9 desa berstatus mandiri dan 12 Desa berstatus maju merupakan peningkatan yang luar biasa,” jelasnya.

Johny menjelaskan, kenaikan status IDM ini melewati berbagai capaian indikator, dan berdasarkan Permendesa Nomor 2 Tahun 2016 ada tiga unsur penilaian yang menjadi acuan, yakni Indeks Ketahanan Sosial (IKS), Indeks Ketahanan Ekonomi (IKE), dan Indeks Ketahanan Lingkungan (IKL), yang kesemuanya dapat mempengaruhi nilai IDM.

Johny menambahkan, namun demikian masih perlu terus ditingkatkan. Untuk itu, beliau mengajak seluruh pemerintah desa dan seluruh masyarakat untuk bersama-sama membangun desanya menjadi desa berdaya.

“Percepatan pembangunan daerah merupakan bagian dari iktiar kita menjadikan desa di Kecamatan Babat menjadi desa yang berdaya. Dimana salah satu program strategisnya yakni home care service,” pungkasnya.

Acara di akhiri dengan penandatanganan berita acara penetapan hasil Pemutakhiran Data Indeks Desa Membangun Kecamatan Babat oleh Camat Babat dan Koordinator Pendamping Desa. (Team/Redaksi)

Berita Terkait

Petugas polsek sukodadi giat patroli sinergitas TNI-POLRI
ANGGOTA KEPOLISIAN SEKTOR SUKODADI MELAKSANAKAN, GIAT HIMBAUAN TERKAIT OPERASI KESELAMATAN SEMERU 2025, KE MASYARAKAT DI WILAYAH HUKUM POLSEK SUKODADI
Petugas jaga mako polsek bluluk Melaksanakan kegiatan patroli dan sosialisasi OPS keselamatan semeru 2025 di wilayah hukum polsek bluluk.
Anggota kepolisian sektor kedungring giat patroli perintis presisi dialogis di wilayah hukum polsek kedungring.
Anggota kepolisian sektor glagah giat patroli dialogis presisi.
Anggota kepolisian sektor Modo Melaksanakan giat, Sosialisasi Ops Keselamatan Semeru 2025.
Polsek Sukorame Intensifkan patroli jam rawan kawasan publik dam obvit antisipasi kriminalitas malam.
Polisi sukodadi tingkatkan giat patroli blue light tengah malam diantaranya! Antisipasi guantibmas 3C di wilkum Sukodadi.

Berita Terkait

Selasa, 18 Februari 2025 - 12:32 WIB

ANGGOTA KEPOLISIAN SEKTOR SUKODADI MELAKSANAKAN, GIAT HIMBAUAN TERKAIT OPERASI KESELAMATAN SEMERU 2025, KE MASYARAKAT DI WILAYAH HUKUM POLSEK SUKODADI

Selasa, 18 Februari 2025 - 12:09 WIB

Petugas jaga mako polsek bluluk Melaksanakan kegiatan patroli dan sosialisasi OPS keselamatan semeru 2025 di wilayah hukum polsek bluluk.

Selasa, 18 Februari 2025 - 11:58 WIB

Anggota kepolisian sektor kedungring giat patroli perintis presisi dialogis di wilayah hukum polsek kedungring.

Selasa, 18 Februari 2025 - 11:47 WIB

Anggota kepolisian sektor glagah giat patroli dialogis presisi.

Selasa, 18 Februari 2025 - 11:27 WIB

Anggota kepolisian sektor Modo Melaksanakan giat, Sosialisasi Ops Keselamatan Semeru 2025.

Selasa, 18 Februari 2025 - 11:10 WIB

Polsek Sukorame Intensifkan patroli jam rawan kawasan publik dam obvit antisipasi kriminalitas malam.

Selasa, 18 Februari 2025 - 09:02 WIB

Polisi sukodadi tingkatkan giat patroli blue light tengah malam diantaranya! Antisipasi guantibmas 3C di wilkum Sukodadi.

Senin, 17 Februari 2025 - 23:18 WIB

Anggota kepolisian sektor karangbinangun giat patroli obyek vital dengan sasaran perbankan di wilkum karangbinangun.

Berita Terbaru

DELI SERDANG

Kapolresta Deli Serdang Pimpin Upacara Kenaikan Pangkat Luar Biasa

Selasa, 18 Feb 2025 - 16:55 WIB